Fungsi VPS (Virtual Private Server) Windows

Konten []
VPS atau Virtual Private Server merupakan server pribadi yang dapat dibagi menjadi beberapa server selama masih dalam satu resource. VPS cukup identik dengan sistem operasi Windows. Biaya VPS sangat rendah dengan beragam fitur menarik yang dapat disetting 24 jam penuh sehingga banyak dipilih. Berikut fungsi VPS (Virtual Private Server) Windows.

Fungsi VPS (Virtual Private Server) Windows
Gambar Dari Pixabay

Fungsi VPS (Virtual Private Server) Windows


1. Server Backup


Server Backup adalah sebuah fitur yang berguuna untuk backup data di server utama pada VPS yang memakai sistem operasi Windows. Hal ini bertujuan untuk mencegah hilangya data saat server down. Fungsi ini hampir sama dengan FTP Server. Seluruh layanannya terpisah pada kondisi fisik dan logical untuk meminimalisir kerusakan serta kehilangan data.

2. File Hosting


Anda dapat menjadikan VPS (Virtual Private Server) Windows sebagai web hosting. Web hosting merupakan salah satu fitur yang dapat Anda gunakan untuk menyimpan berbagai data dengan media penyimpanan online. Tentu saja privasi penggunanya sangat terjamin karena Anda dapat mengaturnya agar hanya bisa diakses secara pribadi. Namun Anda harus menginstal ASP.NET/IIS Web Server terlebih dahulu sebelum dapat menggunakannya. Untuk kapasitas ruang penyimpanan pada hosting bisa Anda atur sendiri sesuai dengan keinginan. Kapasitas ruang penyimanan yang ada membuatnya mampu menyimpan file-file berukuran besar.

3. Database


Pada VPS (Virtual Private Server) Windows yang menggunakan sistem operasi windows, Anda bisa membuat sebuah database server. Database Server merupakan sebuah program yang mampu mengelola dan memprogram apalikasi dengan basis data. Untuk melakukannya Anda perlu memakai server dengan model tertentu. Pembuatannya akan membutuhkan Microsoft Server SQL dan aplikasi SQL Server.

4. Sebagai Remote Desktop


Remot desktop merupakan fitur yang memungkinkan Anda untuk untuk mengakses komputer atau server tanpa harus menyentuhnya secara langsung. Hal ini sangat praktis karena Anda mempunyai kontrol penuh terhadap server tanpa ada pembatasan jarak dan lokasi. Jadi Anda bisa mengontrolnya dari semua tempat. Inilah yag membuatnya snagat populer dikalangan trader forex. Alasannya para trader forex bisa terus memantau perkembangan yang terjadi 24 jam penuh. Untuk melakukannya Anda perlu memakai Windows Remote Desktop.

5. VPS Menjadi VPN


Siapa sangka kalau VPS (Virtual Private Server) Windows juga bisa dipakai sebagai VPN atau Virtual Private Network. Disini VPS akan sangat bermanfaat bagi perusahaan yang ingin menjaga data-datanya agar tidak bocor keluar. Hal ini dkarenakan Anda bisa mengatur standar keamanannya sesuai standar yang diperlukan. Jadi hanya orang-orang tertentu saja yang dapat mengaksesnya. Cara ini juga membuat karyawan-karyawan dalam sebuah perusahaan dapat saling bertukar data dengan lebih aman.

6. Sebagai Active Directory


Windows memiliki layanan direktori yang bernama Active Directory. Layanan tersebut terdiri atas basis data dan mempuyai sejumlah layanan direktori. Struktur yang membangun Active Directory antara lain domain, object, tree, forest, organizational unit, dan contaner. Saat menggunakan VPS, Anda bisa mengelola administrasi jaringan secara terpusat. Jaringan tersebut mampu berjalan dalam level domain bahkan lintas domain. Biasanya Active Directory memiliki beragam fitur seperti open satndard, scability, dan simplified administration.

Itu tadi fungsi VPS (Virtual Private Server) Windows yang perlu Anda ketahui. VPS bisa menjadi alternatif bagi Anda yang membutuhkan layanan hosting yang murah namun mempunyai beragam fitur menarik. Selain beberapa fungsi yang sudah disebutkan diatas sebenarnya masih banyak fungsi lainnya. jadi jangan ragu untuk menggunakan layanan VPS untuk Windows.