Kelebihan Menggunakan Web Server Nginx

Konten []

Kelebihan Menggunakan Web Server Nginx


Nginx merupakan software web server yang dikembangkan oleh Nginx.Inc dari Rusia. Nginx mampu dijalankan pada berbagai sistem operasi seperti Windows, MacOS, Linux, DARWIN, BSD, dan Unix. Sebagai web server yang masih muda, kemampuannya dianggap setara bahkan mengungguli apache. Berikut ini 4 keunggulan web server Nginx sebagai perangkat lunak untuk server.
Kelebihan Menggunakan Web Server Nginx
Web Server


1. Arsitektur Event-based


Salah satu alasan utama banyak web dengan trafik padat menggunakan Nginx adalah arsitekturnya yang event-based. Arsitektur event-based dapat meminimalisir thread saat memproses permintaan dari user. Hal tersebut membuat memori yang terpakai lebih sedikit sehingga server menjadi lebih ringan serta responsif bahkan ketika melayani trafik yang padat. Nginx juga mempunyai waktu pemrosesan yang lebih cepat sehingga setiap permintaan dari klien browser dapat dikerjakan dan ditampilkan dengan cepat.

2. Banyak Fitur Unggulan


Web server Nginx menyediakan berbagai macam fitur unggulan yang sering dicari dan digunakan. Fiturnya dibagi berdasarkan fungsinya sebagai web server. Sebagai reverse proxy server, Nginx memiliki fitur http, https, SMTP, POP3, serta IMAP Protocol. Nginx juga sudah mendukung fitur FastCGI dan SCGI handlers yang mampu menangani konten-konten dinamis seperti PHP dan Phyton dengan sangat baik. Selain itu Nginx dilengkapi dengan bundling LEMP atau Linux Nginx MySQL PHP.

Nginx sangat memperhatikan masalah keamanan sebuah website sehingga penggunaan file .htaccess pada halaman web tidak diperbolehkan. Hal tersebut membuat parameter web server tidak bisa dimodifikasi secara bebas oleh pengguna web. Jadi admin web server mempunyai kontrol penuh pada web server. Untuk https dan SSL atau TLS diletakkan pada halaman web yang telah dienkripsi. SSL atau TLS pada Nginx juga sudah mendukung protokol http terbaru yaitu http/2. Web server Nginx bekerja dengan baik ketika menangani konten yang statis serta tidak mendukung beberapa bahasa pemrograman seperti PHP atau Phyton secara langsung.

3. Performa Tinggi


Saat menangani konten statis, Nginx diklaim 2,5 kali lebih cepat dibandingkan dengan web server lain seperti apache. Memang pada dasarnya Nginx dibuat agar bisa melayani 10.000 koneksi dalam satu waktu. Sedangkan untuk per harinya, Nginx sudah dipersiapkan agar mampu menangani 10 juta permintaan. Hal ini pernah diuji sendiri oleh software developer bernama Bob Ippolito, dimana dia membandingkannya dengan apache. Saat menguji pada beban proses yang sama Nginx hanya menggunakan memori puncak sebesar 15% dengan resource CPU 10%. Sedangkan apache mencapai 400MB dan mengalami kegagalan karena terlalu banyak menjalankan thread.

4. Mudah Dijalankan


Web server Nginx merupakan free software yang artinya pengguna dapat menggunakan, memodifikasi, dan mendistribusikannya secara bebas. Konfigurasinya tidak jauh berbeda dengan apache, namun Nginx jauh lebih simpel. Jadi pengguna yang telah terbiasa dengan apache tetap bisa mengkonfigrasinya. Fleksibilitasnya juga tidak perlu diragukan karena fasilitasnya bisa disesuaikan dengan berbagai modul yang dibuat oleh komunitas pengembangnya. Modul-modul tersebut disediakan agar mempermudah proses instalasi Nginx serta mengoptimasinya, dan tentunya untuk melayani trafik yang padat.

Itu tadi kelebihan web server Nginx sebagai perangkat lunak untuk server. Sebagai web server yang masih baru Nginx memang sudah mempunyai tempatnya dipasaran. Bahkan popularitasnya dikatatakan bisa mengimbangi web server apache yang sudah lebih dulu dikenal. Tentu semua itu tidak lepas dari berbagai pemudahan dalam pengoperasiannya serta fitur yang diberikan.