Mengatasi Kegagalan Booting Windows di PC

Konten []

Mengatasi Kegagalan Booting Windows di PC

Kemampuannya dalam mengerjakan sebuah tugas membuat manusia sangat membutuhkan komputer atau laptop untuk keperluan sehari-hari terutama jika terkait dengan pekerjaan. Namun bukan berarti komputer dan laptop tidak bisa mengalami masalah. Terkadang perangkat yang sudah berumur akan mengalami beberapa masalah salah satunya adalah kegagalan booting Windows.

Sebagai sebuah sistem operasi, windows dapat mengalami kegagalan saat melakukan booting karena beberapa hal. Salah satu penyebab yang sering terjadi adalah pemakaian software yang tidak sesuai dengan ketentuan. Berikut ini beberapa penyebab gagalnya booting pada windows sehingga hanya akan masuk ke BIOS:

Mengatasi Kegagalan Booting Windows di PC
Mengatasi Kegagalan Booting Windows di PC


  1. Memakai Activator Windows bajakan dan tidak sesuai.
  2. Menggunakan aplikasi Windows Loader yang berbeda dengan tipe motherboard dan sistem pada komputer yang Anda gunakan.
  3. Mengganti salah satu atau beberapa komponen Registry yang terdapat pada regedit.exe di HKEY LOCAL MACHINE sehingga file corrupt.
  4. Diserang virus Sality atau tipe lainnya.
  5. Suhu pada CPU terlalu tinggi sehingga menyebabkan crash Master Boot Record (MBR).
  6. Melakukan proses uninstall yang tidak selesai, misalnya uninstall Deep Freeze.
  7. Saat melakukan proses windows update komputer mati secara mendadak atau terjadi mati listrik sehingga deep freeze yang sudah terbuka menjadi tertutup kembali dan mengakibatkan proses update tertunda. Hal ini juga menyebabkan proses update harus dilakukan berulang-ulang.


Beberapa penyebab diatas sebenarnya cukup mudah diatasi bahkan tanpa melakukan install ulang. Caranya adalah masuk ke Safe Mode dan melakukan beberapa perubahan pada pengaturan yang Anda lakukan sebelumnya. Berikut ini cara untuk masuk ke Safe Mode:


  • Restart perangkat komputer atau laptop Anda.
  • Saat proses booting sampai pada tampilan merk dan tipe perangkat yang Anda gunakan atau muncul BIOS, tekan F8 pada keyboard.
  • Setelah itu akan muncul jendela panel yang menampilkan banyak menu.
  • Pilihlah Safe Mode, bukan Safe Mode Networking atau Safe Mode With Command Prompt.


Apabila cara mengatasi kegagalan booting Windows diatas belum berhasil, maka Anda harus menggunakan cara yang sedikit lebih rumit. Untuk melakukan cara ini, Anda perlu CD/DVD Operating System Windows bisa yang asli maupun bajakan. Namun perlu diingan bahwa CD/DVD Operating System Windows tersebut memiliki kesamaan tipe pada Home Basic, Enterprise, Startup, Ultimate, Professional dan lain sebagainya dengan perangkat yang Anda gunakan. Jika tidak memilikinya Anda bisa menggunakan installer yang ada pada flashdisk. Namun Anda harus mendownload installer-nya terlebih dahulu.

Supaya proses booting bisa berjalan dengan normal dan tidak mengalami looping, ikutilah langkah-langkah berikut ini:

  1. Hidupkan perangkat komputer atau laptop Anda.
  2. Saat proses booting sampai pada tampilan BIOS tekanah F2 atau F12 untuk merubah pengaturannya.
  3. Masukkan kaset CD/DVD Operating System Windows.
  4. Pada jendela panel BIOS, pilih BIOS Configuration untuk merubah setting First Boot menjadi ke CD/DVD. Namun jika Anda memakai flasdisk yang sudah diisi OS Windows maka ubahlah dari First Boot menjadi USB.
  5. Selanjutnya ubahlah urutan First Boot dari Harddisk (SATA) ke CD/DVD dengan menekan enter dan memilihya. Anda juga bisa menggunakan tombol f5 untuk menurunkan posisinya.
  6. Kemudian simpan perubahan pengaturan tersebut atau tekan F10. Setelah pengaturan disimpan biasanya komputer akan merestart secara otomatis.
  7. Saat direstart pada layar akan muncul tulisan “Press Any Key From Boot to CD/DVD...”. Tekan tombol apapun pada keyboard.
  8. Jika sudah proses selanjutnya adalah masuk ke installer Windows maka pilihlah “Repair Your Computer”.
  9. Tunggulah beberapa saat karena komputer sedang melakukan proses pengecekan pada sistem terlebih dahulu. Setelah itu akan muncul panel System Recovery Options yang menampilakan sistem operasi pada komputer, klik next.
  10. Berikutnya akan ditampilkan jendela dengan 5 opsi berbeda yang dapat Anda pilih. Pada saat memasuki tahap ini ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Jika Windows yang digunakan masih berjalan normal pilihlah Startup Repair. Pilihlah System Restore ketika Anda pernah melakukan backup. Opsi System Image Recoery bisa Anda pilih jika pernah merestore point image. Sedangkan opsi terakhir adalah Command Prompt. Untuk opsi Windows Memory Diagnostic tidak perlu Anda coba.
  11. Jika menggunakan Command Prompt Anda bisa mengetikkan DIR C: untuk menampilkan seluruh data dari Local Disk C terutama sistem yang dapat diakses dan diperbaiki.
  12. Jika sudah mengetikkan salah satu opsi diatas dan ada tulisan “The operation completed succesfully”, restart komputer.


Demikian cara mengatasi kegagalan booting Windows yang terjadi pada komputer Anda. Perlu diingat bahwa Anda harus mengubah First Boot kembali ke Harddisk jika proses perbaikan sudah selesai.